Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan menyediakan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas di Indonesia. Dana kapitasi sebagai komponen utama JKN mendukung operasional Puskesmas, namun pengelolaannya di Kabupaten Bungo masih menghadapi tantangan seperti administrasi yang lemah, perencanaan dan anggaran tidak optimal, serta kurangnya akuntabilitas dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan analisis SWOT (matching dan conversion) untuk mengidentifikasi kendala serta merumuskan strategi optimalisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dari Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Puskesmas di tiga lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi sistem keuangan, penyusunan SOP yang jelas, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan mekanisme pengawasan dan akuntabilitas menjadi strategi utama dalam optimalisasi pengelolaan dana kapitasi. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan dana kapitasi serta kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Bungo.
Copyrights © 2025