Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) menjadi prioritas nasional untuk memastikan akses layanan kesehatan berkualitas yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meskipun telah mencapai cakupan UHC sebesar 100% per Agustus 2024, hanya 74,42% peserta yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kepesertaan JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan keaktifan peserta JKN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis tematik dengan pendekatan Realist Evaluation berdasarkan Context-Mechanism-Outcome (CMO). Informan penelitian dipilih secara purposive sampling sebanyak 14 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan peserta JKN yang rendah disebabkan oleh faktor ekonomi, kurangnya pemahaman, akses pembayaran yang terbatas, sulitnya akses transportasi, data kependudukan tidak valid dan kurang aktifnya operator SIK NG desa dalam melakukan penginputan data DTKS untuk PBI JK. Program JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah berhasil mencapai cakupan kepesertaan yang tinggi, namun tantangan masih ditemukan dalam aspek keaktifan peserta, infrastruktur dan akses pembayaran iuran serta akses layanan Kesehatan. Keberhasilan peningkatan keaktifan kepesertaan JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membutuhkan kerja sama lintas sektor yang kuat. Dengan implementasi strategi yang lebih terintegrasi, termasuk perbaikan infrastruktur, peningkatan sosialisasi, optimalisasi pembayaran dan validasi data yang lebih akurat, diharapkan kepesertaan JKN dapat meningkat secara signifikan dan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih baik sehingga program JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025