UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM), terutama dalam menghadapi tekanan globalisasi dan transformasi digital. Salah satu sumber daya yang belum sepenuhnya dimanfaatkan adalah nilai-nilai kearifan lokal yang dapat memperkuat budaya organisasi dan menjadi dasar bagi strategi pengembangan SDM. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kearifan lokal, budaya organisasi, dan pengembangan SDM dalam konteks UMKM melalui pendekatan systematic literature review. Literatur dikumpulkan secara sistematis dari berbagai database ilmiah bereputasi seperti Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda, dengan kriteria inklusi yang mencakup topik relevan, peer-reviewed, dan dipublikasikan dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil sintesis menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan tanggung jawab sosial berperan penting dalam membentuk budaya organisasi yang adaptif dan inklusif. Budaya organisasi yang kuat ini kemudian menjadi landasan bagi strategi pengembangan SDM yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya kontekstualisasi nilai budaya dalam praktik manajemen SDM UMKM. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan teori manajemen berbasis lokalitas serta menawarkan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengelolaan SDM yang selaras dengan nilai-nilai sosial dan budaya komunitas.
Copyrights © 2025