Penelitian ini bertujuan untuk meninjau potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai agen hipokolesterolemik alami melalui analisis senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2025, dengan fokus pada senyawa bioaktif daun kelor seperti flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki efek signifikan dalam menurunkan kadar kolesterol total, khususnya kolesterol LDL (kolesterol jahat), serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Senyawa flavonoid, seperti quercetin, berperan penting dalam mekanisme penghambatan sintesis kolesterol dan meningkatkan metabolisme lemak. Selain itu, saponin dan tanin juga berkontribusi pada penurunan kolesterol melalui mekanisme antioksidan dan penghambatan oksidasi lipid. Berdasarkan temuan ini, daun kelor dapat direkomendasikan sebagai alternatif terapi alami dalam pengelolaan hiperkolesterolemia. Kata Kunci : Daun Kelor, Hiperkolesterolemik, Senyawa Bioaktif, Flavonoid, Saponin
Copyrights © 2025