Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan sintesis dan aplikasi Molecularly Imprinted Polymer (MIP) dalam analisis senyawa obat, khususnya pada matriks kompleks seperti serum, urin, dan bahan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, yang dilakukan melalui pencarian dan analisis sistematis terhadap artikel ilmiah dari berbagai basis data bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi parameter sintesis—seperti jenis monomer fungsional, metode polimerisasi (bulk atau presipitasi), serta jenis porogen—secara signifikan memengaruhi selektivitas dan efisiensi MIP. Metode presipitasi menghasilkan partikel MIP yang lebih seragam dan memiliki kapasitas adsorpsi lebih tinggi dibandingkan metode bulk. Karakterisasi menggunakan FTIR, SEM, dan UV-Vis turut memastikan keberhasilan sintesis rongga molekul yang spesifik terhadap senyawa target. Simpulan dari kajian ini menyatakan bahwa MIP memiliki potensi besar sebagai material selektif dalam sistem analitik modern, meskipun kinerjanya pada matriks nyata masih menghadapi tantangan yang perlu diatasi melalui pengembangan lanjutan. Kata Kunci : Analisis Obat, Matriks Kompleks, Sintesis Polimer, Selektivitas Analitik
Copyrights © 2025