Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi sumberdaya di lokasi Pit C, berapa estimasi sumberdaya endapan nikel laterit dan berapa selisih perbandingan cadangan nikel laterit dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dan metode kriging. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data assay, collar, geology dan survey dengan spasi titik bor rata-rata 50 m. Dari data yang diperoleh yaitu estimasi sumberdaya dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dengan kadar low grade 1.5% – 1.69% Ni 8.907 ton, kadar medium grade 1.7% – 1.89% Ni 54.376 ton, kadar high grade >1.9% Ni 23.125 ton sedangkan hasil estimasi cadangan menggunakan metode Kriging dengan kadar low grade .5% – 1.69% Ni 9.046,88 ton, kadar medium grade 1.7% – 1.89% Ni 9.937,5 ton, kadar high grade >1.9% Ni 3.984,38 ton. Berdasarkan hasil Estimasi sumberdaya terdapat perbedaan selisih sumberdaya antara metode Inverse Distance Weight dan metode Kriging yaitu, untuk sumberdaya kadar low grade sebesar 8.957,81 ton, medium grade sebesar 4.499,9 ton, dan high grade sebesar 3.753,13 ton.
Copyrights © 2025