City branding merupakan strategi untuk memperkuat identitas dan meningkatkan daya saing kota melalui integrasi sejarah, budaya, dan potensi ekonomi. Ternate mengusung citra “Kota Rempah” yang menonjolkan peran rempah-rempah sebagai warisan sejarah dalam jalur perdagangan maritim masa lalu, sehingga menarik wisatawan, investor, dan masyarakat lokal dengan narasi autentik. Meskipun demikian, tantangan implementasi masih muncul, terutama dalam pemanfaatan city branding dan integrasinya untuk produk kuliner berbasis rempah dalam industri ekonomi kreatif. Penelitian di masa depan harus mengkaji peran produk kuliner dalam penguatan city branding Ternate dalam konteks pariwisata berkelanjutan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi dan pelestarian warisan budaya.
Copyrights © 2025