Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak buah mengkudu terhadap mortalitas hama kutu kebul, selanjutnya untuk mengetahui konsentrasi esktrak buah mengkudu yang paling efektif terhadap mortalitas hama kutu kebul pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini telah dilaksanakan bulan April sampai bulan Juni 2024, bertempat di Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang, Kab. Gorontalo Utara. Metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak buah mengkudu yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu: P0: tanpa perlakuan, P1: Konsentrasi 40%, P2: Konsentrasi 60%, P3: Konsentrasi 80%. Masing-masing unit percobaan terdiri dari 20 ekor kutu kebul. Pengamatan terhadap jumlah kutu kebul yang mati dilakukan sebanyak 12 kali dengan frekuensi setiap 6 jam mulai 6 hingga 72 jam setelah aplikasi. Pengamatan dilakukan dengan menghitung jumlah mortalitas hama kutu kebul setiap waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh Ekstrak Buah Mengkudu terhadap mortalitas hama kutu kebul pada tanaman cabai rawit. Ekstrak Buah Mengkudu dengan konsentrasi 80% yang paling efektif terhadap mortalitas hama kutu kebul pada tanaman cabai rawit.
Copyrights © 2025