Pendahuluan: Kecemasan akademik sering kali mengganggu mahasiswa, terutama saat ujian praktik laboratorium. kecemasan akademik tersebut dapat menghambat konsentrasi dan mempengaruhi hasil ujian. Psikoedukasi berbasis berpikir positif salah satu intervensii untuk mengurangi kecemasan ini. Psilkoeedukasi berpikir positif ini bertujuan untuk mengubah pola pikir negatif menjadi lebih optimis dan membangun ketahanan mental. Penerapan psikoedukasi berpikir positif yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam (berpikir positif dalam konteks Al-Qur'an dan Hadis) ini belum banyak dieksplorasi dalam konteks kecemasan akademik, khususnya di kalangan mahasiswa keperawatan. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada teknik psikologis, tetapi juga memperkaya metode dengan nilai-nilai spiritual yang relevan dengan budaya akademik di Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pengukuran pre-test dan post-test pada dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi terdiri dari mahasiswa yang menerima psikoedukasi berpikir positif selama enam sesi, sementara kelompok kontrol hanya menerima psikoedukasi setelah kelompok intervensi selesai. Skala yang digunakan adalah Cognitive Test Anxiety Scale (CTAS). Sampel dalam penelitian sebanyak 136 mahasiswa dibagi merata dalam kelompok intervensi dan kontrol. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil menunjukkan penurunan kecemasan akademik yang signifikan pada kelompok intervensi (p = 0,001). Perbedaan signifikan juga ditemukan antara kelompok intervensi dan kontrol pada post-test (p = 0,001). Temuan ini mendukung bahwa berpikir positif dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi stres akademik. Kesimpulan Psikoedukasi berpikir positif terbukti efektif mengurangi kecemasan akademik. Saran: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor lain, seperti dukungan sosial dan motivasi akademik, serta mengaplikasikan intervensi ini dalam berbagai konteks akademik.
Copyrights © 2025