Jurnal Fatwa Hukum
Vol 8, No 2 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum

TINJAUAN VIKTIMOLOGI:PERAN KORBAN DALAM TAWURAN YANG MENYEBABKAN PENGANIAYAAN PADA ANAK DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA TAJAM DI KOTA PONTIANAK

NIM. A1011211188, RAGIL ELDAR LEONANTA (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2025

Abstract

Abstract This study aims to examine the phenomenon of brawls that result in child abuse using sharp weapons in Pontianak City from a victimology perspective, by highlighting the role of victims in the occurrence of brawls and the factors that encourage victim involvement that lead to abuse. The formulation of the problem in this study is how the role of victims in the occurrence of brawls that result in child abuse using sharp weapons in Pontianak City. This study uses an empirical method by collecting primary, secondary, and tertiary data. Primary data was obtained through interviews with victims, perpetrators, investigators from the Police for Certain Criminal Acts, and the Pontianak City Regional Child Protection Commission (KPAD) for Children in Conflict with the Law. Secondary data was collected through literature studies in the form of related laws, law books, and scientific journals. The results of the study indicate that in brawls, all parties involved can be considered perpetrators, but the status of victim arises when one party is injured due to the use of sharp weapons. The victim plays a significant role in triggering situations that allow him to experience abuse, where the victim also plays a role as a provocative and active victim who helps create an escalation of conflict in the brawl. Keynotes : Victim, Child, Abuse, Gang Fight, Sharp Weapons Abstrak Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena tawuran yang mengakibatkan penganiayaan pada anak dengan menggunakan senjata tajam di Kota Pontianak dari perspektif viktimologi, dengan menyoroti peranan korban dalam terjadinya tawuran serta faktor-faktor yang mendorong keterlibatan korban hingga berujung pada penganiayaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan korban dalam terjadinya tawuran yang menyebabkan penganiayaan pada anak dengan menggunakan senjata tajam di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan mengumpulkan data primer, sekunder, dan tersier. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan korban, pelaku, penyidik Kepolisian bagian Tindak Pidana Tertentu, serta Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak bagian Anak Berhadapan Dengan Hukum. Data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan berupa undang-undang terkait, buku-buku hukum, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam peristiwa tawuran, semua pihak yang terlibat dapat dianggap sebagai pelaku, namun status korban muncul ketika salah satu pihak mengalami luka akibat penggunaan senjata tajam. Korban berperan signifikan dalam memicu situasi yang memungkinkan dirinya mengalami penganiayaan, di mana korban juga berperan sebagai korban provokatif dan aktif yang turut menciptakan eskalasi konflik dalam tawuran tersebut. Kata Kunci : Korban, Anak, Penganiayaan, Tawuran, Senjata Tajam

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...