Kehamilan merupakan masa yang sangat penting bagi kehidupan ibu dan bayi. Rendahnya status gizi ibu selama hamil dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah dan kurang optimalnya tumbuh kembang anak. Faktor budaya seperti pantangan makanan juga dapat mempengaruhi status gizi ibu karena berisiko untuk kekurangan protein, lemak, viatmin A, kalsium dan zat besi pada ibu hamil. Pantangan makanan pada masyarakat yang masih terdapat seperti udang, buah kedondong dan air es. Konsumsi kafein seperti pada kandungan di dalam teh dapat menjadi penghambat dalam penyerapan zat besi, selain itu di dalam teh juga terkandung Tanin dimana Tanin ini mengikat logam sperti zat besi, kalsium dan aluminium dan mengikat senyawa kimiawi sehingga sulit diserap tubuh dan penurunan zat besi. Tingkat kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil di Propinsi Kalimantan Barat sebanyak 82, 50%. Metode yang digunakan melalui penyuluhan menggunakan leaflet tentang Food Taboo pada ibu hamil pada kader berjunlah 30 orang di Puskesmas Rawat Jalan Antibar Kabupaten Mempawah. Pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana dengan baik, peserta kader sangat antusias mengikuti penyuluhan dengan menyimak dan adanya tanya jawab. Hasil penilaian evaluasi terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang Food Taboo Hasil pretest menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan adalah 64 dengan nilai minimal adalah 42 dan nilai maksimal adalah 86. Setelah dilakukan penyuluhan, dilakukan posttest dengan pertanyaan yang sama dengan hasil posttest menunjukkan rata-rata pengetahuan meningkat yaitu 90 dengan nilai minimal adalah 78 dan nilai maksimal adalah 100. Sehingga terjadi kenaikan rata-rata sebesar 26.
Copyrights © 2025