Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh Religiusitas dan Self Efficacy pada Kecemasan bagi narapidana yang akan menyelesaikan masa tahanan. Jenis penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif, dan teknik pengambilan sampel menerapkan Purposive Sampling dengan 118 orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Binjai sebagai sampel. Pengumpulan data menerapkan skala likert untuk mengukur skala religiusitas, self efficacy dan kecemasan. Analisis data dilaksanakan dengan analisa regresi linear berganda menggunakan perangkat SPSS versi 22. Hasil penelitian menyatakan adanya korelasi signifikan antara religiusitas dan self efficacy terhadap kecemasan, dengan nilai 0.000 (p 0.05) dan F= 25.615. Hipotesis minor pertama ditolak dengan nilai r = -0.048, p = 0.377 (p 0.05), menunjukkan tidak ada korelasi signifikan antara religiusitas dan kecemasan. Hipotesis minor kedua diterima dengan nilai r = -0.470, p = 0.000 (p 0.05), terdapat korelasi hubungan negatif signifikan antara self efficacy dan kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang pada tingkat self efficacy yang lebih tinggi umumnya terdapat tingkat kecemasan yang lebih rendah, begitupun sebaliknya. Sementara religiusitas tidak secara langsung mempengaruhi kecemasan dalam konteks penelitian ini.
Copyrights © 2025