Kesejahteraan psikologis adalah kondisi di mana seseorang memiliki pandangan positif terhadap diri sendiri dan orang lain, yang membawa kepada kebahagiaan serta pemanfaatan optimal potensi psikologis sebagai hasil dari perjalanan hidupnya. Anak berkebutuhan khusus (ABK) didefinisikan sebagai individu dengan karakteristik fisik, intelektual, atau emosional yang berada di atas atau di bawah rata-rata individu pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses kesejahteraan psikologis pada orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah tiga pasang orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan tinggal di Tambahrejo. Analisis data dilakukan dengan triangulasi sumber, teknik, dan sejawat. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki kesejahteraan psikologis yang baik, dengan variasi dalam setiap dimensinya
Copyrights © 2025