Dalam masyarakat Bugis, ritus Mappacci memiliki kedudukan penting sebagai bagian tak terpisahkan dari rangkaian prosesi pernikahan. Mappacci tidak hanya dimaknai sebagai seremoni adat, melainkan juga sebagai simbol spiritualitas, ikatan sosial, dan internalisasi nilai-nilai moral dalam kehidupan masyarakat Bugis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritus Mappacci pada tradisi pernikahan masyarakat Bugis. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, ditemukan bahwa Mappacci bukan sekadar praktik adat menjelang pernikahan, melainkan ekspresi simbolik yang merepresentasikan nilai-nilai sosial, spiritual, dan moral. Prosesi ini mencakup tahapan persiapan, pelaksanaan, serta pemberian doa dan restu, yang diwarnai dengan simbol-simbol bermakna seperti daun pacar, air suci, sirih-pinang, dan doa adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mappacci mengandung nilai kesucian, kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, tanggung jawab sosial dan spiritual dalam membentuk ikatan pernikahan. Di tengah arus modernisasi, ritus ini mengalami penyesuaian teknis, namun nilai-nilai inti tetap dipertahankan. Masyarakat Bugis juga aktif melakukan pelestarian dan revitalisasi tradisi melalui pendidikan budaya dan media digital sampai saat ini.
Copyrights © 2025