Dinamika kependudukan, yang mencakup perubahan jumlah, struktur, dan persebaran penduduk, memiliki implikasi signifikan terhadap kondisi lingkungan, khususnya di wilayah yang mengalami pertumbuhan pesat seperti Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Wilayah ini dikenal sebagai pusat industri dan pelabuhan, sehingga menarik urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang cepat. Jurnal ini menganalisis dampak dinamika kependudukan terhadap lingkungan di Kecamatan Bojonegara, mencakup aspek-aspek seperti perubahan tata guna lahan, peningkatan tekanan terhadap sumber daya alam (air dan energi), serta peningkatan volume limbah dan polusi (udara, air, tanah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan pemerintah, studi kasus terdahulu, dan publikasi terkait, serta pengamatan tidak langsung untuk mengidentifikasi pola dan tren. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas industri yang tidak terkendali telah menyebabkan degradasi lingkungan yang serius, termasuk penyempitan lahan pertanian, pencemaran air tanah, dan peningkatan emisi polutan. Jurnal ini merekomendasikan perlunya perencanaan tata ruang yang ketat, pengelolaan limbah terpadu, serta program edukasi lingkungan bagi masyarakat dan industri sebagai upaya mitigasi dampak negatif dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Bojonegara
Copyrights © 2025