Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh petani cabai di Baros, Serang dalam menghadapi fluktuasi harga serta dampaknya terhadap keberlanjutan usahatani. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk memperoleh data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petani cabai aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejolak harga cabai menjadi tantangan serius, terutama saat harga anjlok tajam dan menyebabkan kerugian besar. Strategi bertahan yang dilakukan petani mencakup diversifikasi tanaman, efisiensi biaya produksi, penggunaan teknologi sederhana, serta penguatan kelompok tani dan kerja sama dengan pedagang lokal. Namun, keterbatasan akses modal, informasi pasar, dan dukungan kebijakan pemerintah masih menjadi hambatan besar. Ketergantungan para petani terhadap tengkulak memperlemah posisi tawar dalam penentuan harga. Penelitian ini menyarankan perlunya intervensi atau campur tangan pemerintah dalam bentuk stabilisasi harga, peningkatan akses pasar, serta penyediaan infrastruktur pendukung agar keberlanjutan usahatani cabai dapat terjaga. Dengan strategi yang tepat dan dukungan lintas sektor, ketahanan petani terhadap fluktuasi harga dapat ditingkatkan.
Copyrights © 2025