Pendidikan di era globalisasi menuntut pengembangan kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Namun, keterbatasan tenaga pendidik dan metode pembelajaran yang kurang inovatif menjadi kendala di SMP Negeri 25 Surabaya, khususnya pada mata pelajaran Prakarya. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas Program Surabaya Mengajar Angkatan 7 dalam meningkatkan pembelajaran Prakarya melalui keterlibatan relawan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan observasi terstruktur pada kelas VII-C, meliputi aspek keaktifan siswa, kerja kelompok, pemanfaatan media digital, dan kualitas hasil karya. Hasil menunjukkan tingkat keaktifan siswa 85%, kolaborasi kelompok 88%, respon positif terhadap media digital 90%, dan kualitas karya mencapai 80%. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan relawan secara signifikan meningkatkan mutu pembelajaran Prakarya. Kesimpulannya, program ini efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan praktis siswa.
Copyrights © 2025