Latar Belakang: Indonesia, berada di ring of fire dengan lebih dari 180 gunung berapi aktif, sangat rawan bencana shingga penting bagi remaja harus diberi pemahaman yang tepat tentang bentuk-bentuk bencana yang mungkin menimpa daerahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap, self efficacy dan sumber informasi dengan kesiapsiagaan remaja.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh Remaja di SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu dengan sampel yang berjumlah 153 orang menggunakan proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Terdapat hubungan parsial sikap (p = < 0,001, OR = 47,882), self efficacy (p = < 0,001, OR = 8,895), sumber informasi (p = < 0,001, OR = 10,08) dengan kesiapsiagaan remaja. Lalu terdapat hubungan simultan sikap, self efficacy dan sumber informasi dengan kesiapsiagaan remaja (p < 0,05, R2 = 0,584).Kesimpulan: Penelitian menunjukkan sikap, self-efficacy, dan sumber informasi berpengaruh pada kesiapsiagaan remaja, dengan sikap sebagai faktor paling dominan (OR = 34,345).
Copyrights © 2025