Pelayanan kaum perempuan dalam perjalanan misi Gereja merupakan sebuah pilar penting yang mendorong pertumbuhan Gereja, namun sering kali menjadi pokok pembicaraan yang diperdebatkan oleh Gereja dan bahkan sampai menjadi perselisihan. Hal itu disebabkan seorang pemimpin perempuan dianggap tidak memiliki potensi apa pun. Pelayanan kaum perempuan sering kali diabaikan dan kurang diapresiasi. Penelitian dengan metode penelitian deskriptif mix-method, dengan 89 responden perempuan yang melayani di berbagai bidang di gereja lokal denominasi Pentakosta/Kharismatik. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa peran kaum Perempuan pada kategori baik, dengan pemahaman sangat baik pada panggilan pribadi, kemudian baik pada antusias, dan sedang pada penginjilan kuasa dan peningkatan potensi diri. Simpulannya, kaum perempuan sudah menyadari panggilan pelayanannya dan antusias dalam melaksanakannya, namun kurangnya pengarahan khususnya untuk pelayanan penginjilan lintas gereja dan juga pelayanan dalam hal karunia-karunia supranatural, khususnya kenabian dan kesembuhan ilahi. Kelemahan dalam hal ini tentunya memberi dampak yang kurang signifikan nya terhadap hasil penginjilan kuasa.
Copyrights © 2025