lanjut usia menghadapi tekanan atau tuntutan yang melampaui kapasitas mereka dalam menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap lansia terhadap terapi musik dengan tingkat stres yang mereka alami. Studi dilakukan di UPTD Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 2024. Pendekatan yang digunakan adalah metode analitik dengan uji Chi-Square, melibatkan 30 responden lansia sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan lansia tentang terapi musik dengan tingkat stres mereka (p = 1,000). Selain itu, sikap lansia terhadap terapi musik juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tingkat stres (p = 0,224). Temuan ini mengindikasikan bahwa baik pengetahuan maupun sikap terhadap musik tidak berpengaruh secara langsung terhadap tingkat stres pada lansia. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengidentifikasi variabel lain yang mungkin lebih relevan dalam memengaruhi stres lansia. Selain itu, perlu dilakukan pendekatan atau intervensi alternatif yang lebih efektif dalam membantu menurunkan tingkat stres di kalangan lansia, khususnya yang tinggal di panti sosial atau panti asuhan
Copyrights © 2025