Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas hidup masyarakat suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi IPM di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data panel dari 27 kabupaten/kota selama periode 2022–2024, mencakup variabel dependen IPM dan enam variabel independen: PDRB per kapita, realisasi bantuan sosial, persentase rumah tangga dengan akses air minum layak, persentase penduduk miskin, angka partisipasi sekolah usia 19–23 tahun, dan umur harapan hidup. Pemodelan dilakukan secara bertahap melalui metode forward selection serta diuji menggunakan asumsi-asumsi klasik regresi. Hasil akhir menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap IPM, dengan model akhir menjelaskan 89% variasi IPM (R² = 0,89). Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman empiris terhadap faktor-faktor pembangunan manusia dan dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2025