Keberhasilan pembangunan suatu wilayah ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas, yaitu SDM yang memiliki fisik kuat, mental kokoh, kesehatan optimal, serta tingkat prestasi yang baik. Pengembangan dan pembinaan SDM yang berkualitas tinggi dimulai sejak awal, yaitu saat masa sekolah. Anak yang berusia sekolah adalah periode transisi dari kanak-kanak menuju kedewasaan. Terdapat perkembangan mental, fisik, dan emosional yang cukup pesat pada periode ini. Anak-anak pada usia sekolah mulai lebih serius dalam mengekspresikan ide secara objektif dan mulai belajar untuk menerima hal-hal baru yang mereka lihat dan dengar. Setiap anak memiliki hak untuk hidup, berkembang, tumbuh, dan berpartisipasi secara layak, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial yang sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial. Pendidikan gizi merupakan salah satu prioritas utama di berbagai daerah terutama daerah terpincil/pelosok. Kebutuhan gizi anak balita (di bawah lima tahun) sangat krusial, karena pertumbuhan dan perkembangan yang cepat terjadi pada rentang usia ini. Pemberian gizi yang seimbang pada masa balita ini dilakukan agar dapat mendukung perkembangan mereka secara optimal. Kekurangan gizi pada anak-anak balita berdampak pada masalah pertumbuhan yang mengakibatkan gangguan perkembangan anak. Oleh karena itu, keadaan gizi sangat berpengaruh pada perkembangan di masa mendatang.
Copyrights © 2025