Batik ecoprint merupakan teknik membatik modern yang menggunakan daun dan bunga sebagai media pewarna alami. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mengaktifkan kembali Kelompok Remaja “Tangguh” di Desa Krocok, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, serta mengenalkan teknik batik ecoprint kepada generasi muda sebagai upaya pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 17 peserta mengikuti pelatihan dan memproduksi taplak meja dari kain mori dengan memanfaatkan daun jati, daun pepaya, daun mangga, serta berbagai jenis bunga. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan komunikatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme, keterampilan baru dalam membatik, serta rencana lanjutan berupa pelatihan lanjutan bagi masyarakat umum dan ibu-ibu PKK. Program ini diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan remaja dan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat melalui industri kreatif berbasis lingkungan.
Copyrights © 2025