Tujuan riset ini adalah untuk menguji hipotesis bahwa model Problem-Based Learning berpengaruh pada minat belajar matematika siswa di lingkungan SDN 200117 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitain kuantitarif dengan melibatkan sampel sebanyak 35 siswa di Kelas V SD Negeri 200117 Padangsidimpuan. Data yang didapatkan dari riset ini diolah memakai teknik analisis uji t. Uji Paired Sampel T-Test merupakan jenis uji t yang dipakai dan diukur dengan bantuan aplikasi program SPSS 23.0. Penelitian ini memperoleh output berupa angka signifikansi sebesar 0,00 hasilnya lebih kecil dari nilai ? yaitu 0,05. Nilai tersebut mengandung makna adanya pengaruh yang signifikan dari model Problem-Based Learning terhadap tingkat minat belajar matematika siswa. Pada proses pengujian hipotesis yang diberlakukan dengan memakai uji t, menunjukkan dengan jelas bahwa t hitung bernilai 47,031 dengan standar signifikansi (?) = 0,05 dan derajat kebebasan yaitu 33, selanjutnya nilai t tabel tercatat sebesar 0,344. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa t hitung (47,031) lebih besar dari nilai ttabel (0,344) maka dengan demikian Ho di tolak dan otomatis penerimaan pada Ha, yang artinya menunjukkan bahwa model Problem-Based Learning terbukti memberikan pengaruh terhadap minat belajar matematika siswa. Pengujian ini secara statistik membuktikan bahwa minat belajar matematika siswa dipengaruhi secara positif oleh model Problem-Based Learning.
Copyrights © 2025