Sistem drainase memiliki peran krusial dalam mengelola air hujan dan mencegah banjir, terutama di kota berkembang seperti Kota Batam. Salah satu wilayah yang rentan terhadap banjir akibat curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi adalah Jalan Pembangunan, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Permasalahan ini disebabkan oleh kapasitas saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem drainase menggunakan perangkat lunak Storm Water Management Model (SWMM) serta mengidentifikasi peluang perbaikan yang dapat diterapkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder, dengan curah hujan sebagai parameter utama dalam analisis kinerja sistem drainase. Berdasarkan analisis frekuensi, distribusi log normal digunakan untuk menghitung intensitas hujan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa intensitas hujan di lokasi penelitian mencapai 107,74 mm/jam dengan debit puncak sebesar 48,75 m³/s. Penelitian ini menggunakan periode ulang 2 tahun, karena lokasi penelitian berada di kawasan perkotaan dengan luas daerah aliran mencapai 1,89 km². Hasil simulasi SWMM terhadap kapasitas saluran drainase menunjukkan bahwa saluran drainase eksisting di Jalan Pembangunan tidak mampu menampung debit air hujan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas saluran drainase serta pemeliharaan yang berkelanjutan guna mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025