Inflasi dan pengangguran merupakan dua faktor makroekonomi yang sangat memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak nyata dari inflasi dan pengangguran terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat di wilayah urban dan rural Indonesia, menggunakan pendekatan fenomenologis. Melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang terdampak langsung, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif dan strategi bertahan yang dilakukan oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, dan analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi mengakibatkan penurunan daya beli yang signifikan, sedangkan pengangguran menciptakan ketidakpastian pendapatan dan tekanan psikologis. Masyarakat di kedua wilayah mengembangkan berbagai bentuk adaptasi, seperti mengurangi konsumsi, bergantung pada komunitas, serta melakukan pekerjaan informal. Namun demikian, kesejahteraan secara keseluruhan mengalami degradasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi kebijakan sosial yang sensitif terhadap konteks lokal dan berbasis pengalaman masyarakat. Studi ini juga menjadi kontribusi penting dalam literatur yang mengedepankan suara dan pengalaman masyarakat di tengah gejolak ekonomi makro.
Copyrights © 2025