Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2022-2023. IPM merupakan ukuran komposit yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat berdasarkan tiga dimensi utama: angka harapan hidup, angka harapan lama sekolah, dan daya beli. Meskipun pertumbuhan ekonomi dapat meningkatkan IPM, kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan metode analisis regresi data panel, dengan model estimasi yang terdiri dari Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel angka harapan hidup berpengaruh positif terhadap IPM, sedangkan jumlah penduduk miskin dan angka harapan lama sekolah tidak berpengaruh signifikan. Secara keseluruhan, analisis ini dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai dinamika pembangunan manusia di Jawa Tengah, serta menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam mengkaji masalah pembangunan manusia di masa depan.
Copyrights © 2025