DeepSeek AI, model kecerdasan buatan generatif asal Tiongkok, telah menjadi sorotan global karena kemampuannya menyaingi model AI Barat seperti ChatGPT dengan biaya yang jauh lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosioekonomi, kebijakan, dan respons masyarakat terhadap adopsi DeepSeek AI di Tiongkok. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis analisis dokumen dan etnografi digital, penelitian ini mengkaji regulasi pemerintah, respons industri, serta persepsi masyarakat dari berbagai sumber resmi dan konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DeepSeek AI mendorong perubahan signifikan dalam kebijakan nasional, mempercepat adopsi teknologi di sektor industri, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi digital. Namun, tantangan berupa kesenjangan akses, resistensi di daerah rural, dan risiko bias algoritma masih perlu diatasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya harmonisasi kebijakan, edukasi publik, dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pemanfaatan AI yang inklusif dan berkelanjutan di Tiongkok. Implementasi DeepSeek AI juga memperlihatkan dampak sosial yang signifikan, baik dalam bentuk peningkatan efisiensi layanan publik maupun munculnya risiko ketimpangan digital dan bias algoritma.
Copyrights © 2025