Quarter-life crisis (QLC) bertindak sebagai faktor risiko tambahan bagi emerging adult yang rentan mengalami permasalahan psikologis. Penelitian seputar QLC masih relatif baru, dan tinjauan sistematis ini bertujuan untuk membahas perkembangan penelitian QLC. Melalui sintesis artikel terpilih (N = 7), ditemukan bahwa jalur dari QLC terdiri dari lima fase yang mungkin dilalui, namun urutannya akan amat bergantung pada situasi dan kondisi yang dimiliki. QLC memiliki dampak negatif berupa pengalaman emosional negatif, khususnya terkait indikasi depresi yang tinggi dan rendahnya tingkat kesejahteraan. Dampak negatif tersebut terjadi pada kelima fase QLC, dan mengalami puncaknya pada fase yang disebut locked-out. Tinjauan ini juga menemukan bahwa budaya berperan dalam menentukan ekspektasi atau tuntutan sosial seperti apa yang menjadi sumber tekanan dari QLC. Penelitian ke depannya dapat mempertimbangkan untuk meneliti lebih lanjut seputar dampak dari tidak terselesaikannya QLC pada tahapan perkembangan berikutnya, faktor-faktor protektif, serta pengembangan alat ukur QLC.
Copyrights © 2025