Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja fisik pada pekerja di UMKM Kemplang "X" menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL). Metode ini digunakan untuk mengetahui tingkat pembebanan kerja berdasarkan respon denyut jantung pekerja selama beraktivitas. Data dikumpulkan melalui pengukuran denyut nadi saat kerja dan saat istirahat pada lima orang pekerja bagian produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai %CVL pekerja berada dalam rentang 35,45% hingga 38,46%, dengan rata-rata sebesar 36,45%. Nilai tersebut termasuk dalam kategori pembebanan sedang, yang berarti kondisi kerja masih layak namun memerlukan perbaikan agar tidak menimbulkan kelelahan jangka panjang. Analisis lebih lanjut menggunakan diagram fishbone menunjukkan bahwa pembebanan kerja disebabkan oleh faktor manusia (istirahat tidak teratur), metode kerja (masih manual), mesin (alat tradisional), dan lingkungan (suhu tinggi). Berdasarkan hasil tersebut, diusulkan beberapa perbaikan seperti penjadwalan istirahat yang teratur, penggunaan alat bantu, penerapan teknologi tepat guna, serta perbaikan ventilasi ruangan. Diharapkan usulan ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih ergonomis dan mendukung produktivitas kerja yang optimal
Copyrights © 2025