ABSTRAK Kota Langsa memiliki banyak peninggalan sejarah kolonial Belanda, termasuk bangunan dengan arsitektur khas. Arsitektur kolonial Belanda di Aceh memiliki ciri khas yang unik, dipengaruhi oleh perpaduan budaya Belanda dan budaya Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan arsitektur kolonial Belanda di Kota Langsa, khususnya Museum Balee Juang. Data primer diperoleh dari observasi lapangan, dokumentasi/sketsa, dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, artikel, dan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Balee Juang memiliki arsitektur bergaya Eropa dengan nilai historis yang tinggi. Museum ini awalnya digunakan sebagai tempat mengurus administrasi perdagangan oleh kolonial Belanda dan sekarang menjadi museum yang menyimpan koleksi benda bersejarah, termasuk naskah-naskah kuno. Pelestarian arsitektur kolonial Belanda di Kota Langsa penting untuk menjaga warisan budaya dan menghormati perjuangan para pahlawan. Museum Balee Juang merupakan salah satu contoh bangunan bersejarah yang perlu dilestarikan. Kata kunci : Arsitektur Kolonial Belanda; Kota Langsa; Museum Balee Juang; Nilai historia; Pelestarian. ABSTRACT Langsa City has many relics of Dutch colonial history, including buildings with distinctive architecture. Dutch colonial architecture in Aceh has unique characteristics, influenced by the combination of Dutch culture and Acehnese culture. This research uses descriptive qualitative method to describe Dutch colonial architecture in Langsa City, especially Balee Juang Museum. Primary data was obtained from field observations, documentation/sketches, and interviews, while secondary data was obtained from journals, books, articles, and websites. The results showed that Balee Juang Museum has European-style architecture with high historical value. The museum was originally used as a place to manage trade administration by the Dutch colonials and is now a museum that stores a collection of historical objects, including ancient manuscripts. The preservation of Dutch colonial architecture in Langsa City is important to maintain cultural heritage and honor the struggle of heroes. Balee Juang Museum is one example of a historical building that needs to be preserved. Keywords : Dutch Colonial Architecture; Langsa City; Balee Juang Museum; Historical Value; Preservation.
Copyrights © 2025