Tingginya kebutuhan energi yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi. Energi sangat penting diberbagai sektor, diantaranya transportasi, industri, rumah tangga, dan lainnya. Meningkatnya kebutuhan energi juga membawa tantangan, terutama terkait keberlanjutan sumber daya energi dan dampaknya terhadap lingkungan. Pemanfaatan ampas tebu sebagai bahan baku pembuatan bioetanol merupakan salah satu solusi untuk menghasilkan energi yang ramah lingkungan, kandungan sellulosa pada ampas tebu cukup tinggi untuk dapat diolah menjadi bioetanol. Proses pembuatan bioetanol dari ampas tebu melewati beberapa tahap proses, tahapan proses hidrolisis, proses fermentasi menggunakan Saccromyces cerevisiae, dan proses destilasi umtuk mendapatkan bioetanol murni. Pada penelitian ini didapatkan hasil bioetanol dengan lama fermentasi 5 hari dengan hasil bioetanol 4,07%, 6 hari dengan hasil bioetanol 4,20%, 7 hari dengan hasil bioetanol 4,47%, 8 hari dengan hasil bioetanol 4,35%, 9 hari dengan hasil bioetanol 4,19%.Kata kunci; ampas tebu, bioetanol, fermentasi, destilasi
Copyrights © 2025