Indonesia memiliki kekayaan hayati yang tinggi. Salah satu kekayaan hayati Indonesia adalah tanaman salak. Tanaman salak (Salacca zalacca) merupakan tanaman tropis yang dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman salak diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman salak memiliki aktivitas farmakologi sebagai antioksidan, diuretik, dan lainnya. Tujuan penulisan literature review ini adalah untuk mengkaji aktivitas-aktivitas farmakologi pada tanaman salak berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan dipublikasikan sebelumnya. Metode yang digunakan untuk penyusunan literature review dilakukan dengan penelusuran melalui database google scholar dan pubmed menggunakan kata kunci “Salacca AND (Activity OR Aktivitas OR Pharmacology OR Farmakologi)”. Artikel yang diperoleh kemudian disaring dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi yang digunakan adalah literatur primer tahun 2013-2022 yang dapat diakses full textnya dan artikel nasional atau internasional yang membahas tentang aktivitas farmakologi pada tanaman salak. Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan didapatkan 25 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil analisis menunjukkan tanaman salak memiliki aktivitas sebagai antioksidan, α-glucosidase inhibitory, antikanker, antibakteri, antifungi, antihiperurisemia dan diuretik.
Copyrights © 2025