Remaja sekolah kejuruan, khususnya siswa SMK Pelayaran Akpelni Semarang, menghadapi berbagai tantangan baik secara akademik maupun psikologis yang berkaitan dengan pembentukan jati diri, kesiapan kerja, dan kedisiplinan. Kurangnya pemahaman mengenai pengembangan potensi diri dapat berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dan motivasi dalam meraih tujuan hidup maupun karier. Oleh karena itu, diperlukan intervensi dalam bentuk psikoedukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar mengenai self development kepada siswa SMK Pelayaran Akpelni Semarang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi perencanaan diri, yang berlangsung secara luring dalam satu sesi. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam menggali potensi diri, serta munculnya kesadaran akan pentingnya pengembangan pribadi dalam mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja.
Copyrights © 2025