Kecurangan akademik masih menjadi masalah serius dalam dunia pendidikan, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan, dan arogansi terhadap kecurangan akademik di kalangan mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 115 mahasiswa angkatan 2020 yang dipilih secara acak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik. Sebaliknya, faktor kemampuan dan arogansi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik di kalangan mahasiswa. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan dan program pencegahan kecurangan akademik, dengan menekankan pentingnya pengelolaan tekanan akademik dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa. Penelitian ini juga memberikan kontribusi bagi literatur terkait kecurangan akademik di tingkat perguruan tinggi, khususnya dalam konteks mahasiswa akuntansi.
Copyrights © 2024