Fenomena kecanduan game online semakin marak di kalangan anak-anak, termasuk di lingkungan Jalan Seksama Ujung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak negatif kecanduan game online terhadap anak-anak Sekolah Dasar di lingkungan tersebut, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta memberikan rekomendasi solusi. Metode yang digunakan meliputi wawancara, sosialisasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan game online berdampak negatif pada aspek akademik, sosial, psikologis, dan kesehatan fisik anak. Anak-anak yang kecanduan cenderung mengalami penurunan prestasi belajar, perilaku yang lebih emosional, serta gangguan kesehatan seperti kelelahan mata dan kurang tidur. Faktor-faktor utama penyebab kecanduan meliputi kemudahan akses terhadap teknologi, kurangnya pengawasan orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Penelitian ini merekomendasikan pengawasan yang lebih ketat dari orang tua, promosi kegiatan ekstrakurikuler oleh sekolah, serta program edukasi dari pemerintah untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif kecanduan game online. Dengan pendekatan kolaboratif antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, diharapkan dampak kecanduan game online dapat diminimalkan, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan pola hidup yang lebih sehat dan seimbang.
Copyrights © 2025