Penelitian ini menggunakan metode Seven Tools dan pola pikir Kaizen di Pabrik Tahu HM untuk menganalisis bagaimana komposisi bahan baku dan kontrol pemrosesan mempengaruhi kualitas tahu. Untuk mengurangi kesalahan dan meningkatkan konsistensi, penelitian ini bermaksud untuk memperkuat metode kontrol kualitas dan menciptakan pendekatan operasional yang seragam. Pelatihan pekerja yang tidak memadai, metode yang tidak terstandardisasi, bahan baku berkualitas rendah, kondisi produksi yang tidak optimal, dan peralatan yang tidak terawat dengan baik merupakan beberapa masalah utama yang diidentifikasi melalui analisis data proses produksi. Implementasi Kaizen digunakan untuk memberikan solusi, dengan fokus pada kondisi kerja yang lebih baik, proses operasi yang terstandardisasi, pelatihan personil yang berkelanjutan, dan pemilihan bahan baku yang lebih baik. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan Kaizen dan kontrol kualitas yang sistematis dapat mengurangi tingkat kesalahan, meningkatkan efektivitas produksi, dan memuaskan pelanggan.
Copyrights © 2025