Gerakan mahasiswa di Indonesia telah menjadi bagian integral dari proses perubahan sosial-politik bangsa, khususnya sejak era reformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kembali peran mahasiswa dalam era pascareformasi, sekaligus menelaah relevansi gerakan tersebut dalam menjawab tantangan kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka sebagai sumber utama data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa masih aktif dalam berbagai aksi sosial, terdapat kecenderungan penurunan militansi, fragmentasi orientasi gerakan, serta lemahnya konsolidasi organisasi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tetap memiliki signifikansi strategis, namun memerlukan reorientasi ideologis dan pembaruan strategi agar tetap relevan dalam dinamika demokrasi modern.
Copyrights © 2025