Journal of Nursing Care and Biomolecular
Vol 1 No 1 (2016)

HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT The Relationship Between Therapeutic Communication and Family Patient’ Anxiety in The Intensive Care Unit

Rahayu, Kun Ika Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2017

Abstract

Banyak faktor penyebab terjadinya kecemasan dalam diri pasien dan keluarganya selama dirawat di ruang ICU. Salah satunya faktor komunikasi terapeutik perawat. Komunikasi terapeutik dilakukan dengan tujuan membantu pasien dan keluarganya mengurangi beban perasaan dan pikiran serta dapat mengambil tindakan yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pare Kab Kediri tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pare Kab Kediri dengan jumlah sampelnya 30 orang yang dipilih dengan teknik quota sampling. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini komunikasi terapeutik telah diberikan perawat dengan baik, yaitu sebanyak 29 (96,7 %) responden dan hanya 1 (3,3 %) responden yang merasa komunikasi terapeutik diberikan dengan cukup. Dari tingkat kecemasan keluarga diketahui 10 (33,3 %) keluarga mengalami kecemasan ringan dan berat (panic). Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Rank Spearman dengan nilai signifikan sebesar 0,233 yang berarti lebih besar dari pada α (0,05), artinya tidak ada hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pare Kab Kediri tahun 2013.

Copyrights © 2016