Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi tempe usaha rumahan Tempe Ravirava menggunakan simpleks direvisi dengan metode cutting plane dan branch and bound sebagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan linier dalam bentuk bilangan bulat (integer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode tersebut mampu meningkatkan jumlah produksi dan keuntungan. Dari analisis menggunakan metode cutting plane, diperoleh jumlah produksi tempe yang optimal sebanyak 1305 bungkus per sekali produksi dengan keuntungan maksimum yang diperoleh yaitu sebesar Rp1.649.481,00. Sementara itu, melalui metode branch and bound jumlah produksi tempe meningkat sebanyak 1312 bungkus dengan keuntungan sebesar Rp1.663.812,00. Dengan demikian penerapan metode branch and bound lebih efektif dalam meningkatkan keuntungan usaha dengan peningkatan keuntungan sebesar 12,63% dari produksi sebelumnya.
Copyrights © 2025