Pembelajaran matematika mestinya mampu membentuk pola pikir agar mahasiswa dapat memahami suatu permasalahan guna mengumpulkan informasi serta menjabarkannya untuk menemukan solusi terhadap masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan model pembelajaran problem based learning berbantuan media classpoint dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Unit yang dianalisis yaitu mahasiswa semester VI yang mengambil mata kuliah metode diskrit pada program studi pendidikan matematika dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Setelah data dikumpulkan, selanjutnya dianalisis dengan cara direduksi, disajikan, diverifikasi untuk dibuatkan suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang dapat dilihat dari kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika yang diberikan pada saat diskusi kelompok, kuis maupun tes akhir pada materi fungsi pembangkit untuk menyelesaikan masalah permutasi dan kombinasi. Kesimpulan dari peneliitan ini adalah pembelajaran matematika yang dilaksanakan dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan media classpoint dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa semester VI program studi pendidikan matematika yang terlihat dari 20 orang peseta tes, 16 orang memperoleh nilai kategori sedang, sedangkan 4 orang memperoleh nilai kategori tinggi.
Copyrights © 2025