Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengembangan desa wisata melalui pemberdayaan masyarakat pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Lawas Maspati, Kota Surabaya. Kampung ini mengusung konsep wisata sejarah dan budaya yang tidak hanya melestarikan nilai-nilai lokal tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi sekitar masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori pemberdayaan masyarakat Widjajanti (2011) sebagai kerangka analisis, yang mencakup dimensi empat: kuantitas dan kualitas keterlibatan masyarakat, program perencanaan, pelaksanaan program, dan keterlibatan dalam evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat partisipasi aktif masyarakat dalam pelatihan dan program-program UMKM, masih terdapat kendala dalam proses pemberdayaan yang diberikan kepada masyarakat khususnya para pelaku UMKM. Namun demikian, potensi sejarah dan budaya serta dukungan promosi digital menjadi peluang yang besar guna mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Pemberdayaan masyarakat melalui sektor UMKM terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata yang autentik.
Copyrights © 2025