Bahasa daerah merupakan suatu kekayaan budaya Indonesia yang wajib dikembangkan. Bahasa daerah saat ini menjadi suatu hal yang dianggap sangat penting untuk diteliti agar tetap terjaga dan tidak punah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneletitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Deskriptif adalah salah satu jenis metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Adapun data dalam penelitian ini berupa tuturan dari para informan yang terkait reduplikasi bahasa melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo. Teknik pengumpulan data berupa observasi, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Lalu untuk teknik analisis data nya sendiri, penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat 4 bentuk reduplikasi bahasa melayu Jambi di desa Ampelu Mudo Kecamatan Muara Tembesi kabupaten Batanghari antara lain: Reduplikasi seluruh yaitu pengulangan bentuk dasar secara keseluruhan, Reduplikasi sebagian yaitu pengulangan bentuk dasar secara sebagian, Reduplikasi berimbuhan yaitu pengulangan bentuk dasar yang disertai dengan penambahan afiks, dan Reduplikasi dengan perubahan fonem yaitu penggolongan bentuk dasar yang disertai dengan perubahan fonem. Pada penggunaannya, bahasa Melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo biasanya hanya digunakan ketika mereka berbicara dengan sesama warga Desa Ampelu Mudo.
Copyrights © 2024