Latar Belakang: Faktor yang meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI) dapat berupa hipertensi gestasional dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Menurut WHO, di tahun 2023 AKI berjumlah 287.000 kasus, di Indonesia 4.129 kasus, di Jawa Tengah 183 kasus, di BrebesĀ 54 kasus, dan di Puskesmas Bantarkawung 2 kasus. Tujuan: Yaitu untuk menelaah teknis Asuhan Kebidanan Komprehensif untuk Ny. S., 28 tahun, dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Bantarkawung. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik serta penunjang, buku KIA, dan rekam medis. Informan pertama adalah Ny. S, dan informan tambahan yaitu suami, keluarga, bidan desa, bidan puskesmas, dan dr.Sp.OG. Hasil: Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif terhadap Ny. S., 28 tahun, penderita kekurangan energi kronik, semasa kehamilannya terdeteksi adanya KEK pada kunjungan awal namun pada kunjungan selanjutnya masalah KEK telah dituntaskan. dikarenakan terdiagnosis hipertensi gestasional maka persalinan dilakukan secara Sectio Caesarea. Kunjungan Neonatus (KN) dilakukan sebanyak 3 kali, tidak ditemukan masalah apapun. Kunjungan Nifas (KF) dilakukan sebanyak 4 kali, tidak ditemukan komplikasi apapun. Ny. S, menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan.
Copyrights © 2025