Kebutuhan akan otomatisasi layanan kesehatan mendorong pengembangan robot logistik berbasis Internet of Things (IoT) untuk pengiriman obat-obatan dan pemantauan pasien, khususnya pada kasus penyakit menular. Studi ini mengembangkan prototipe robot layanan rumah sakit dengan sistem navigasi differential drive dan algoritma Region-Reaching Control (RRC) guna memastikan pergerakan presisi dalam lorong sempit. Robot mendukung dua mode navigasi, yaitu manual melalui remote control dan otomatis berbasis area target. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pendekatan RRC mampu menurunkan Mean Absolute Error (MAE) posisi hingga 0.135 m pada su`mbu x dan y, serta MAE orientasi 0.095 m pada sumbu (yaw) sebesar 0.178 rad, jauh lebih kecil dibanding kendali PD konvensional. Sistem komunikasi wireless menunjukkan waktu respon rata-rata 120–940 ms, dengan jangkauan efektif mencapai 80 meter di ruang terbuka dan 40 meter di ruang tertutup. Integrasi kamera omni-infrared dan kontrol jarak jauh memungkinkan operasional tanpa kontak langsung dengan pasien. Dengan akurasi tinggi dan fleksibilitas kontrol, prototipe ini menawarkan solusi efisien dan adaptif untuk distribusi logistik medis, sekaligus meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan di lingkungan berisiko tinggi.
Copyrights © 2025