Latar Belakang: Indonesia memiliki risiko tinggi terhadap bencana tsunami karena berada di wilayah pertemuan lempeng tektonik yang rawan bencana. Kesiapsiagaan menjadi langkah penting dalam menghadapi bencana, dimulai dari upaya prabencana hingga pemulihan dengan cara menningkatkan modal sosial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatan modal sosial remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk nonformal dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi sebanyak 40 orang. Instrumen adalah kuesioner kesiapsiagaan yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test.Hasil: Hasil uji paired sampel t test sebesar <0,001 (p-value <0,05) sehingga dapat dikatakan bahwa sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan modal sosial remaja dalam menghadapi bencana tsunami.Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman remaja terkait modal sosial melalui edukasi kesiapsiagaan.
Copyrights © 2025