Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Influence of Social Capital on Community Self-Efficacy in Facing Tsunamis in Pasiripis Village, Surade Sub-District, Sukabumi District Sanjaya, Waqid
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i2.684

Abstract

Aims: The purpose of this study was to determine the simultaneous influence of social capital, trust, networks, and social norms on community self-efficacy in dealing with tsunamis in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi District. Methods: This was a correlational study with a cross sectional approach. The population was the community of Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi District with a sample of 364 people using proportional random sampling technique. The instrument was valid and reliable. Data were collected using questionnaires and statistical analysis using multiple linear regression. Results: The study reveals that social capital, trust, social networks, and norms significantly impact the community's self-efficacy in dealing with tsunamis, with a multivariate contribution of 50.6%. These variables have p-values less than 0.05, indicating their significant influence on the community's resilience in the face of a tsunami. Conclusion: The study reveals that social capital, trust, networks, and social norms significantly impact community self-efficacy in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi District, and suggests continuous improvement through regular disaster education and training.
Hubungan Stres Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Amalia, Ilmy Nurul; Budhiana, Johan; Sanjaya, Waqid
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.526

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari. Stres mempengaruhi gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Gangguan siklus menstruasi adalah gangguan menstruasi yang terjadi diluar interval siklus menstruasi normal. Stres adalah perubahan reaksi tubuh baik secara fisik maupun emosional Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah remaja putri dengan sampel sebanyak 139 responden.  Sampling menggunakan proportional random sampling. Teknik penggambilan data dengan kuesioner. Analisis menggunakan uji chi-Squre.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden tidak mengalami stres dan mempunya siklus menstruasi yang normal. Hasil uji chi-Square didapatkan p-value 0.000 yaitu terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMKS Kesehatan Harapan Bunda Wilayah Kerja Puskesmas Cibadak Kabupaten Sukabumi. Siswi diharapkan dapat melakukan manajemen stres sehingga tidak menjadi stressor yang mengakibatkan gangguan siklus menstruasi
Hubungan Modal Sosial Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor Halimah, Nurul; Budhiana, Johan; Sanjaya, Waqid
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i2.661

Abstract

Indonesia merupakan negara rentan bencana, contohnya ialah bencana tanah longsor karena di sebabkan oleh keadaan geografis, dibutuhkan untuk mengetahui hubungan modal sosial atas kesiapan masyarakat untuk mengenali bencana tanah longsor pada diskusi jangka Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Kesiapsiagaan kalau kita merupakan unsur penting dalam kegiatan pra pencegahan. Modal sosial yang mempunyai sifat organisasi sosial contohnya norma, jaringan peserta keyakinan sebagaimana fasilitasi perilaku serta kerjasama bagi keuntungan bersama. Desain penelitian menerapkan korelasional yang mengimplementasikan cross sectional. Populasinya di sini merupakan seluruh masyarakat pada Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi dan sampelnya yakni 373 responden lewat teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui teknik kuisioner dan analisa data yang diterapkan ialah somers’D. Dominan responden mempunyai modal sosial dengan kategori tinggi serta kesiapsiagaan kategori ini hampir siap di mana nilai p valuenya yakni 0,000 artinya tidak lebih dari 0,05 di mana ada hubungan antara modal sosial dan kesiapsiagaan. Kesimpulannya yakni ada hubungan modal sosial dengan kesiapsiagaan untuk menangani bencana tanah longsor di Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung kabupaten Sukabumi. Disarankan kepada Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi untuk melaksanakan Pendidikan informasi serta pelatihan supaya masyarakat lebih siaga serta paham untuk menghadapi bencana tanah longsor.
Pengaruh persepsi dan selfefficacy terhadap kesiapsiagaan petugas kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami Sanjaya, Waqid
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1342

Abstract

Latar Belakang: Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik dunia yang menjadikannya salah satu negara dengan risiko bencana besar. Salah satu upaya mereduksi dampak bencana ialah dengan meningkatkan kesiapsiagaan petugas kesehatan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan petugas kesehatan meliputi persepsi dan self efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan petugas kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Wilayah Pesisir Kabupaten Sukabumi.Metode: Penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 512 dengan sampel 272 petugas kesehatan dengan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi nilai mean dan simpangan baku, analisis bivariat menggunakan regresi linier sederhana dan analisis multivariat menggunakan regresi linier berganda.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh persepsi dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan tenaga kesehatan (p < 0,05) dan kontribusi kedua variabel tersebut sebesar 43,8%.Kesimpulan: Terdapat pengaruh persepsi dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan petugas kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Wilayah Pesisir Kabupaten Sukabumi.
Analisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi Sanjaya, Waqid
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i02.906

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan yaitu upaya meningkatkan derajat kesehatan memberikan pelayanan terbaik, salah satu bentuk ukuran keberhasilan yaitu kepuasan pasien.Tujuan penelitian menganalisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi. Kepuasan pasien adalah respon terhadap ketidaksesuaian tingkat kepentingan sebelumnya dan kinerja setelah pemakaian. Metode: Jenis penelitian deskriptif. Populasi seluruh pasien yang berkunjung ke Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi dengan sampel 177 orang. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling dan aksidental sampling. Analisis data menggunakan IPA, KANO, integritas IPA-KANO, dan CSI. Hasil: menunjukan prioritas utama yang perlu ditingkatkan pada kuadran 1, indikator kebersihan peralatan medis, kerapihan penampilan petugas, kenyamanan ruang pemeriksaan, kemampuan petugas dalam melakukan rujukan, kemampuan memprioritaskan tindakan, ketepatan petugas dalam mendahulukan kepentingan pasien dan keramahan petugas. Sedangkan indikator yang perlu dipertahankan prestasinya pada kuadran II indikatornya kelengkapan peralatan medis, kenyamanan ruang tunggu, ketidakhawatiran petugas kesehatan ketika memberikan pelayanan, kecakapan petugas dalam menjelaskan penyakit, keadilan petugas dalam memberikan pelayanan, ketulusan petugas dalam melayani pasien dan kepedulian petugas kepada pasien. Kesimpulan: menunjukkan secara umum tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Limusnunggal berada dalam kategori puas. Saran: Diharapkan Puskesmas Limusnunggal mampu memperbaiki indikator yang menjadi prioritas utama.
Pengaruh sikap dan resiliensi terhadap kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi di MTS Al-Muawanah Kota Sukabumi Wahyudin, Dedi; Ede, Abdul Rahman La; Sanjaya, Waqid; Ida, Ida; Yulianti, Maria
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1310

Abstract

Latar Belakang: Kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan remaja adalah sikap dan resiliensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh sikap dan resiliensi terhadap kesiapsiagaan remaja menghadapi bencana gempa bumi di MTS Al-Muawanah Kota Sukabumi.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 143 responden. Menggunakan total sampling. Menggunakan uji validitas dan realibilitas. Pengamblan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh simultan sikap dan resiliensi  terhadap kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi (p value 0,000<0.05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh simultan sikap dan resiliensi  terhadap kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi.
Pengaruh resiliensi komunitas terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi Ida, Ida; Wahyudin, Dedi; Ede, Abdul Rahma La; Sanjaya, Waqid; Melinda, Fera
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1311

Abstract

Latar Belakang: Penguatan kesiapsiagaan telah menjadi bagian penting dari upaya proaktif untuk mengurangi risiko bencana sebelum terjadi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh resiliensi komunitas terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana gempa bumi di Desa Pangumbahan Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.Metode: Jenis penelitian korelasional. Populasi seluruh masyarakat Desa Pangumbahan dengan sampel 300 responden. Analisis bivariat dengan regresi linier sederhana, dan analisis multivariat dengan regresi linier berganda.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh simultan resiliensi komunitas, kompetensi personal, kepercayaan diri, penerimaan diri, pengendalian diri, dan spiritual terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi (p < 0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh simultan resiliensi komunitas, kompetensi personal, kepercayaan diri, penerimaan diri, pengendalian diri, dan spiritual terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi.
Pengaruh teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi apendiktomi Ede, Abdul Rahman La; Ida, Ida; Sanjaya, Waqid; Wahyudin, Dedi
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1350

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit berperan sebagai fasilitas rujukan yang menyediakan layanan kesehatan untuk meningkatkan kondisi kesehatan. Salah satu layanan yang diberikan adalah pembedahan. Prevelansi pasien yang menjalani operasi usus buntu di Indonesia sebanyak 591 ribu jiwa dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 596 ribu jiwa. Apendiktomi yang dilakukan pada pasien usus buntu dapat menyebablan nyeri. Teknik relaksasi dengan guided imagery bisa menurunkan anxiety, stres, maupun nyeri, melalui pemanfaatan indra penglihatan, sentuhan, pendengaran, rasa, penciuman, serta imajinasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi apendiktomi.Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Populasi penelitian semua pasien apendisitis pasca operasi dengan sampel 19 orang dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan mean, standar deviasi, minimum dan maksimum setiap kategori, analisa bivariat menggunakan uji paired sampel t-test.Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri sesudah dilakukan teknik relaksasi guided imagery pada pasien post operasi apendiktomi. Analisis uji hipotesis dengan nilai p-value 0,000.Kesimpulan: Terdapat pengaruh guided imagery terhadap penurunan skala nyeri.
Peningkatan modal sosial menghadapi bencana tsunami melalui edukasi kesiapsiagaan bencana Sanjaya, Waqid
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1714

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki risiko tinggi terhadap bencana tsunami karena berada di wilayah pertemuan lempeng tektonik yang rawan bencana. Kesiapsiagaan menjadi langkah penting dalam menghadapi bencana, dimulai dari upaya prabencana hingga pemulihan dengan cara menningkatkan modal sosial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatan modal sosial remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk nonformal dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi sebanyak 40 orang. Instrumen adalah kuesioner kesiapsiagaan yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test.Hasil: Hasil uji paired sampel t test sebesar <0,001 (p-value <0,05) sehingga dapat dikatakan bahwa sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan modal sosial remaja dalam menghadapi bencana tsunami.Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman remaja terkait modal sosial melalui edukasi kesiapsiagaan.
Penguatan Kohesi Sosial dalam Upaya Meningkatkan Kesiapsiagaan Remaja dalam Menghadapi Bencana Tsunami Melalui Sosialisasi dan Edukasi Budhiana, Johan; Dewi, Rosliana; Sanjaya, Waqid
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20357

Abstract

ABSTRAKIndonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik, sehingga rawan terjadi tsunami. Penting mereduksi dampaknya melalui kesiapsiagaan. Pengoptimalan peran remaja melalui sosialisasi dan edukasi tentang kohesi sosial sangat krusial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah penguatan kohesi sosial dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk nonformal dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi sebanyak 40 orang. Instrumen adalah kuesioner kesiapsiagaan yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test. Terdapat perbedaan rata-rata skor pretest dan posttest variabel kesiapsiagaan (p = < 0,001). Penghitungan cohen’s-d variabel kesiapsiagaan menunjukkan nilai sebesar 5,5 yang berarti terdapat efek besar sosialisasi dan edukasi kohesi sosial dalam peningkatan kesiapsiagaan remaja. Penguatan kohesi sosial dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi dinilai memiliki keefektifan besar. SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu mengadakan pelatihan kesiapsiagaan secara berkala yang melibatkan simulasi bencana tsunami