Latar Belakang: Indonesia terletak di wilayah cincin api yang merupakan titik pertemuan empat lempeng, sehingga berpotensi mengalami bencana. Kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi hal penting dalam upaya penanggulangan bencana. Dalam hal ini, optimalisasi kohesi sosial dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah optimalisasi kohesi sosial sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan bencana gempa bumi.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk non-formal dengan melakukan edukasi dan sosialisasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMK Mutiara Terpadu Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMK Mutiara Terpadu Kabupaten Sukabumi sebanyak 51 orang. Instrumen adalah kuesioner kohesi sosial yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test.Hasil: Nilai p-value pada uji paired sample t test sebesar (p = < 0,001) sehingga dapat dikatakan bahwa sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan kohesi sosial sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan remaja. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai mean pre test dan post test kohesi sosial dari nilai 8,47 menjadi 10,94.Kesimpulan: Edukasi dan sosialisasi mengoptimalkan kohesi sosial sebagai upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi pada remaja.
Copyrights © 2025