Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memastikan instrumen tes HOTS yang dikembangkan valid; (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penggunaan instrumen tes HOTS dan model pembelajaran problem based learning, dan (3) menemukan instrumen tes HOTS yang efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4D yang diusulkan oleh Thiagarajan dan Semel (1974) dan dimodifikasi menjadi 3D, yang mencakup tahap definisi, desain, dan pengembangan. Penelitian dilakukan di SMAS PAB 8 Saentis dengan siswa kelas X.4 dan X.2 sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes, lembar validasi, dan angket respon. Dari hasil penelitian diperoleh: (1) instrumen tes HOTS valid, (2) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari uji coba 1 ke uji coba 2 dengan menggunakan instrumen tes HOTS dan melalui model pembelajaran problem based learning, dan (3) ditemukan instrumen tes HOTS yang efektif. Soal HOTS sangat penting dan diperlukan untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa. Oleh karena itu guru hendaknya memberikan soal HOTS kepada siswa, agar siswa dapat terus melatih kemaampuan berpikir kritis mereka dengan mengerjakan soal-soal yang memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Peneliti lain yang ingin melakukan penelitian serupa tentang kemampuan berpikir kritis atau kemampuan berpikir lainnya juga sebaiknya mengembangkan soal HOTS seputar permasalahan saat ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2025