Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pencahayaan dan suhu di ruang kelas sebagai faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran di SMA Kristen YPKPM Ambon. Pencahayaan dan suhu yang tidak memadai dapat berdampak negatif pada konsentrasi, kenyamanan, dan performa belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengukuran langsung parameter pencahayaan dan suhu di beberapa kelas pada waktu yang berbeda dalam sehari. Pengukuran pencahayaan dilakukan menggunakan lux meter untuk memastikan apakah intensitas cahaya di setiap kelas memenuhi standar minimal yang disarankan untuk aktivitas belajar, yaitu sekitar 300-500 lux. Suhu di dalam kelas diukur menggunakan termometer digital untuk mengidentifikasi fluktuasi suhu sepanjang hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kelas memiliki tingkat pencahayaan yang kurang optimal terutama pada waktu-waktu tertentu, seperti pagi hari ketika cahaya alami belum maksimal atau siang hari ketika intensitas cahaya tinggi. Suhu di dalam kelas juga bervariasi, ditemukan ada kelas yang mengalami suhu terlalu tinggi pada siang hari. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan beberapa langkah perbaikan, seperti penambahan sumber cahaya buatan, peningkatan ventilasi, dan jendela, atau penggunaan pendingin ruangan seperti kipas angin untuk menjaga suhu tetap stabil dan nyaman. Implementasi perbaikan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang terstandar, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan kenyamanan siswa.
Copyrights © 2025